Tips Simpel Memilih Bisnis Waralaba Makanan

Bisnis yang tak akan pernah mati adalah bisnis makanan. Semua orang membutuhkan makan agar tetap hidup. Karena itu bisnis makanan akan selalu dibutuhkan semua orang. Tengok saja di berbagai tempat di sekitar kampus, perkantoran, lokasi pameran, mall, dan tempat-tempat yang dikunjungi banyak orang, selalu dijejali dengan warung dan pedagang makanan ataupun minuman.

Salah satu jenis bisnis makanan yang marak belakangan ini adalah dalam bentuk waralaba. Bisnis waralaba makanan bahkan mendominasi perkembangan bisnis franchise di tanah air. Untuk satu jenis makanan burger saja lahir beragam bentuk waralabanya. Begitu juga untuk minuman jenis teh, telah muncul banyak sekali waralaba minuman berbahan dasar teh.

bisnis waralaba makanan

Untuk mendapatkan sertifikat atau lisensi waralaba sebagai franchisor tidaklah mudah. Selain persyaratannya yang cukup ketat, sebuah usaha juga harus telah teruji dan layak diwaralabakan. Namun perkembangan jumlah bisnis waralaba di tanah air cukup menggembirakan. Kalau pada tahun 2006 baru terdapat 366 buah waralaba, telah naik menjadi 450 buah pada tahun 2007, dan naik lagi menjadi 1.010 buah usaha pada tahun 2009.

Dari waralaba yang ada, waralaba jenis makanan merupakan yang paling banyak jumlahnya. Perkembangan bisnis waralaba makanan yang cukup pesat ini terutama karena banyak usaha makanan yang selama ini telah berkembang dan maju, kemudian mengalihkannya ke bentuk waralaba.

Cara Memilih Bisnis Waralaba Makanan

Pesatnya waralaba juga didukung banyaknya orang yang tertarik membeli hak lisensi sebagai franchisee. Apalagi waralaba merupakan jenis bisnis yang relatif lebih cepat untuk meraih keberhasilan. Tanpa survei, tanpa promosi, bahkan tanpa perlu merintis, bisnis waralaba sudah bisa dijalankan dengan sistem yang tertata dan profesional.

Meskipun bisnis franchise telah mengalami uji pasar yang cukup lama, namun tak sedikit pula bisnis waralaba makanan sebagai franchisee yang gagal dan gulung tikar. Banyak faktor yang menyebabkannya, diantaranya :

  • Kondisi setiap daerah tentu berbeda sehingga berbeda pula selera masyarakat terhadap makanan yang dijual.
  • Kurang tepat atau kurang strategis dalam memilih lokasi untuk berjualan.
  • Kurang berani melakukan promosi lokal, sehingga masyarakat tidak atau belum tahu tentang keberadaannya.

Demikianlah informasi cara memilih bisnis waralaba makanan yang semoga bermanfaat untuk anda.

Post A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.